Archive for Juli, 2007
ManCity siapkan pengganti Eriksson
Jumat, 22 Juni 2007
JtvSport. Manchester City menyebutkan tiga manajer lainnya siap memimpin klub Eastlands itu jika Sven-Goran Eriksson menolak. Pemilik baru, mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra menginginkan bekas pelatih tim nasional Inggris Eriksson menjadi bos baru sesudah mengajukan penawaran resmi £81,6 juta untuk City.
Penasihat Thaksin, Keith Harris mengatakan kepada BBC Radio Five Live: “Tiga manajer lainnya sudah ada dalam daftar”. Bos Sevilla Juande Ramos dan mantan pelatih Porto Co Adriaanse tertarik masuk City.
Eriksson diperkirakan memberikan keputusan dalam beberapa hari ini namun Harris, direktur eksekutif Seymour Pierce Investment Bank dan orang yang menjadi pialang bagi Thaksin, mengukuhkan opsi itu telah diajukan. Dia mengatakan, “Ketika Anda melakukan wawancara untuk sebuah pekerjaan ada dua ketidakpastian. Satu siapa yang Anda inginkan dan apakah orang itu menginginkan Anda.”
“Kini terserah Sven untuk mengkaji peluang yang diajukan kepadanya. Saya kira untuk tingkat tertentu keputusan akan diambil pekan depan,” katanya.
“Tiga manajer lain sudah ada dalam daftar. Kami berusaha keras untuk menjaga ini tetap rahasia karena tidak akan adil bagi orang-orang itu,” lanjutnya. Thaksin mengaku perlu waktu bagi City untuk menjadi kekuatan dalam sepakbola Inggris. Namun calon pemilik klub itu yakin ini akan terjadi.
“Saya ingin melihat City di enam besar,” katanya kepada Manchester Evening News.
“Ini tidak akan terjadi semalam, khususnya di musin pertandingan ini. Sudah terlambat bagi kami untuk dapat berbuat banyak,” lanjut Thaksin.
Add comment Juli 31, 2007
Garuda Gagal Terbang
Sabtu, 14 Juli 2007
Jakarta – Jtvsport. Langkah timnas Indonesia untuk lolos dari fase grup Piala Asia 2007 tampaknya kian berat. Setelah mengalahkan Bahrain di pertandingan pertama, Indonesia gagal mempertahankan posisi puncak klasmen Grup D usai di kalahkan langganan Piala Dunia, Arab Saudi dengan skor 1-2. Dengan hasil ini maka Indonesia dihadapkan dengan tuntutan harus menang kala menjamu Korea Selatan di laga pamungkas Grup D, Rabu (18/07).
Berlaga di Stadion Gelora Bung Karno yang di jejali ribuan supporter Indonesia, timnas Indonesia langsung melancarkan serangan ke daerah pertahanan Arab Saudi. Mengandalkan trio Budi Sudarsono, Bambang Pamungkas dan Ellie Aiboy, Indonesia mampu membahayakan jala Arab Saudi. Memasuki menit ke-7, Ellie Aiboy mendapatkan peluang emas usai memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas Budi Sudarsono. Namun tendangan pemain Arema Malang itu masih melambung jauh.
Gencar menyerang ternyata membuat pertahanan Indonesia melemah. Hasilnya, di menit 12, memungkasi umpan lambung Khaled Aziz dari sisi kanan pertahanan Indonesia, tandukan skipper Arab Saudi, Yasser Al Qahtani, tak kuasa di bendung oleh penjaga gawang Indonesia, Yandri Pitoy. 1-0 untuk Arab Saudi.
Tertinggal satu gol membuat mental bertanding Indonesia terlecut. Penampilan imreprsif gelandang Syamsul Bachri yang terus bergerak mengejar bola akhirnya mampu membuat keutan di daerah pertahanan Arab Saudi. Tepat di menit 20, aksi gelandang PSM Makassar dengan memotong bola dari kaki Ahmed Al Bahari, membuat Ellie Aiboy berdiri bebas dan dengan sekali sentuh Ellie mampu memperdaya penjaga gawang Arab Saudi, Yaser Al Mosailem, untuk merubah kedudukan menjadi imbang 1-1.
Berhasil menyamakan kedudukan Indonesia terus melancarkan serangan, namun kecemerlangan penjaga gawang Arab Saudi, Yaser Al Mosailem, mampu mengagalkan dua peluang emas Indonesia masing-masing melalui tendangan Ellie Aiboy di menit 37, dan tandukan Charis Yulianto di menit 41. Kedudukan imbang-pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua Arab Saudi mulai melancarkan serangan. Hal ini di dukung dengan permainan bertahan yang diperagakan oleh timnas. Beberapa peluang emas di dapatkan, diantaranya melalui tendangan Shaud Kariri di menit 65 yang masih dapat di gagalkan Yandri Pitoy. Serta tandukan Malek Maaz di menit 76 yang juga masih mampu di selamatkan penjaga gawang Persipura Jayapura itu.
Petaka bagi Indonesia datang di menit ke-3 overtime. Pelanggaran Ismed Sofyan terhadap Abdul Aziz di sisi kiri pertahanan Indonesia membuahkan tendangan bebas tepat di mulut kotak penalti. Dan akhirnya tandukan Saad Al Harthi yang berdiri bebas kembali memperdaya Yandri Pitoy untuk kali ke-dua.
Di sisa satu menit pertandingan Indonesia gagal menyamakan kedudukan dan harus pulang dengan kepala tertunduk, meski secara keseluruhan permainan Timnas Merah-Putih patut untuk dibanggakan. Dengan hasil ini maka Indonesia mutlak harus menuai poin penuh kala meladeni penghuni peringkat 50 dunia –Indonesia peringkat 143, Arab Saudi peringkat 62- yang juga semifinalis Piala Dunia 2002, Korea Selatan, di laga pamungkas Grup D, Rabu (18/07)
Add comment Juli 31, 2007
Sakit Hati, Rojas Mangkir Latihan
Selasa, 31 Juli 2007
Surabaya – JtvSport.
Striker akrobatik Persebaya Juan Pablo Rojas yang sempat menjadi masalah, mulai pagi tadi mangkir dari latihan. Pelatih Suhatman Imam pun memberi peringatan. Problem terus menghantui Persebaya Surabaya, jelang putaran ke dua, 4 agustus mendatang. Pasalnya Pablo Rojas yang sehari sebelumnya bermasalah dengan pelatih Suhatman Imam, berkaitan perkataan sang pelatih yang mengatakan, permainan Rojas seperti bermain sirkus, kini menjadi permasalahan serius.
Pasalnya mulai pagi tadi Juan Pablo Rojas tidak mengikuti latihan. Mangkirnya Rojas tersebut kabarnya tanpa sepengetahuan pelatih. Menanggapai permasalahan tersebut, pelatih Suhatman Imam menilai hal yang ia lakukan tersebut wajar, sebagai pelatih ia berhak memperingatkan anak asuhnya.
Di singgung apakah ia kan memberikan sangsi kepada Rojas, mantan pelatih PSP Padang ini menyerahkan permasalahan ini ke menejemen. Sebab yang berhak memberi sangsi adalah menejemen. Sementara itu menejemen Persebaya melalui ketua hariannya Sauqi Ahmad mengatakan, menejemen masih akan mendalami masalah tersebut.
Add comment Juli 31, 2007





