Archive for Agustus, 2007

Perayaan 17′an nang kampungku

Jum’at 17 Agustus 2007 adalah hari yang paling menyenangkan dalam hidupku. Bagaimana tidak, aku didaulat untuk menjadi pemain drama untuk acara Pentas Seni di RT ku. Walaupun latihannya hanya dalam waktu 1 minggu saja(itupun klo sutradaranya ada di rumah n g ngapa-ngapain) akhirnya anak-anak dapat memainkannya dengan baik. Di akhir pensi, anak-anak Kartar(termasuk aku) dapat makanan buuuaaannyyyaaaaaaakkkkk banget. Wuuuiiiiihhhh seneng banget.
Hati senang, perut kenyang(hehehehehehehe)

Add comment Agustus 19, 2007

Vallejos Terancam Diparkir

PERSIAPAN Persebaya menghadapi laga kandang perdana di putaran kedua kembali terganggu. Niatan untuk menebus hasil buruk dari dua laga awal di putaran lanjutan yang mereka lakoni di kandang lawan pun sedikit kacau.

Striker yang baru direkrut, Juan Vallejos, sedang dalam kondisi yang kurang fit. Dalam sesi latihan kemarin sore, hal itu sangat terlihat di lapangan. Pelatih Suhatman Imam tak menyertakannya dalam latihan game yang diikuti oleh hampir seluruh pemain. Vallejos hanya berlatih ringan dan baru bergabung bersama rekan-rekan lainnya untuk finishing touch.

Suhatman mengungkapkan, striker yang dipersiapkan untuk menjadi tandem Pablo Rojas di lini pendobrak itu sakit perut. “Dia terkena diare akibat salah makan. Kami berharap dia segera sembuha dan berada pada kondisi terbaik menjelang pertandingan Sabtu besok,” ujar pelatih yang sempat dipermasalahkan kepindahannya ke Persebaya oleh mantan klubnya, PSP Padang, itu.

Sebenarnya, dalam laga menghadapi Persma Manado tersebut, Suhatman menggantungkan harapan besar kepada penyerang asal Argentina itu. Di masa persiapan setelah tur Kalimantan, dia terus memantau perkembangan Vallejos. Apalagi, beberapa hari ini, Suhatman ingin menggenjot performa penyerang plontos tersebut.

Meski demikian, langkah antisipasi telah diambil oleh Suhatman. Jika Vallejos benar-benar tak bisa diturunkan, dia sudah menyiapkan strategi darurat.

Ada beberapa alternatif yang diungkapkan oleh pengganti Ibnu Grahan itu. Salah satu kemungkinan adalah menempatkan Rojas sendiri di lini depan. Alternatif lainnya adalah mendorong Arif Ariyanto untuk menjadi pasangan Rojas di depan dengan menampilkan Nurcholis sebagai penopang keduanya sebagai penyerang lubang.

“Semua masih akan bergantung pada kondisi Vallejos dan pemain lain menjelang pertandingan,” tambah Suhatman.

Selain itu, hingga kemarin Anthony Jommah Ballah masih belum mengikuti latihan bersama. Pemain asal Liberia itu memang meminta izin untuk mengurus berbagai administrasi di Singapura. (ady)

(dikutip dari jawapos.com)

Add comment Agustus 15, 2007

Enak Betul Jadi Rojas

Jumat, 10 Agt 2007

SURABAYA – Kebijakan Persebaya Surabaya memberi perlakuan khusus kepada Pablo Rojas dalam laga away di Kaltim pada 2-7 Agusutus lalu rentan menimbulkan masalah baru. Itu dikarenakan pelayanan yang didapat pemain asal Cile tersebut jauh berbeda dengan pemain yang lain baik lokal maupun asing.

Rojas, yang terkena akumulasi kartu kuning, baru bisa turun saat tim asal Kota Pahlawan tersebut bertamu ke kandang PKT Bontang pada 7 Agustus. Namun, dia baru bergabung dengan Bejo Sugiantoro dkk sehari jelang pertadingan tersebut. Kondisi itu terjadi karena Rojas harus menemani istrinya, Marcela, yang baru melahirkan.

Yang paling mengejutkan adalah di saat seluruh pemain, pelatih, dan pengurus bertolak dari Balikpapan ke Bontang menggunakan transportasi darat yang memakan waktu sekitar enam jam, Rojas justru memperoleh fasilitas pesawat. Hal serupa juga terjadi saat kembali.

Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan, hal itu bakal memengaruhi soliditas tim. Padahal, tim berjuluk Green Force itu juga dalam kondisi kritis terbenam di zona dengradasi klasemen sementara Divisi Utama.

“Setahu saya, ada pemain asing yang sudah merasa ada pembedaan. Sedangkan pemain lokal tampaknya hanya sebatas bisik-bisik,” terang sumber tersebut.

Dia juga menambahkan tidak habis pikir dengan alasan istri yang baru melahirkan. “Dia (Rojas, Red) itu kan dikontrak untuk bermain, kenapa istrinya yang dijadikan alasan agar diberi keistimewaan,” tegasnya.

Sementara itu, Lilik Suhartoyo, manajer Persebaya, yang dikonfirmasi soal itu tidak menyangkal bahwa perlakuan berbeda terhadap Rojas adalah karena istrinya. Dia juga menegaskan bahwa Rojas tidak akan mendapat fasilitas seperti itu lagi untuk laga berikut.

“Saya pikir tidak ada masalah dengan pemain yang lain. Itu kan manusiawi. Saya rasa pemain lain tidak akan terpengaruh dengan kondisi itu. Namun demikian, saya sudah bilang kepada dia soal keistimewaan tersebut dan itu tidak akan terjadi lagi untuk yang berikutnya dan dia mengatakan siap,” ucapnya.

(Dikutip dari jawapos.com)

Add comment Agustus 10, 2007

McLaren Demam

LONDON – Panas, dingin, panas lagi. Kondisi itulah yang tengah terjadi dalam tubuh McLaren-Mercedes. Sinyal cooling down dari Bos McLaren, Ron Dennis, buntut insiden di Grand Prix Hungaria, belum meredakan konflik timnya. Kursi dua pembalap McLaren, Fernando Alonso dan Lewis Hamilton, kini justru digoyang.

Dari sekadar spekulasi, kabar yang menyatakan bahwa Alonso bakal mundur dari tim di penghujung musim 2007 makin mengarah pada kenyataan. Kemarin, berita itu sudah menjadi bahan omongan utama di markas McLaren di Inggris. Seperti yang dirilis harian The Times, Dennis tak punya alasan lagi menahan Alonso jika juara dunia dua kali itu sudah tak betah di McLaren.

Artinya, meski Alonso masih punya ikatan kontrak dua tahun lagi bersama McLaren, pembalap Spanyol itu telah mengantogi izin cabut. Alonso rupanya masih belum menerima keputusan dirinya harus menerima hukuman mundur lima posisi start di GP Hungaria. Dia seolah merasa jadi kambing hitam.

“Dari pengamatan saya, Ron (Dennis, Red) menginginkan keduanya (Fernando Alonso dan Lewis Hamilton, Red) harus dipisah. Dan, Fernando menyatakan bahwa dirinya yang harus pergi karena tim merasa tidak puas dengan kinerjanya musim ini,” papar sebuah sumber McLaren yang dekat dengan Alonso kepada AFP.

Jika harus pindah, sudah ada dua tim yang dihubung-hubungkan dengan Alonso. Yakni Renault, tim yang membantunya menjadi juara dunia 2005 dan 2006. Harian olahraga Spanyol, Marca, menulis bahwa Alonso telah meminta saran kepada mantan mentornya sekaligus bos Renault, Flavio Briatore, bagaimana seandainya dia harus memutus ikatan kontraknya di McLaren.

Satu lagi adalah BMW-Sauber. Dari dua kursi pembalap 2008, tim asal Jerman itu baru memastikan nama Robert Kubica. Sementara Nick Heidfeld masih belum pasti.

Jika Alonso cabut, McLaren mungkin masih lega karena memiliki Hamilton. Tapi, bagaimana jika Hamilton juga ikut-ikutan hengkang. Kendati rookie asal Inggris itu termasuk anak kesayangan di McLaren, ada hal yang bisa menggoyahkan pemikirannya.

Apa itu? Tak lain tawaran Ferrari kepada Hamilton agar meninggalkan timnya akhir musim ini. Sebagaimana yang dilansir Tuttosport, nilainya luar biasa, yakni 20 juta pounds (sekitar Rp 350 miliar) per tahun. Itu berarti 20 kali lipat dari apa yang diterima Hamilton di McLaren tahun ini.

Jean Todt, bos Ferarri, kabarnya menaruh hati atas penampilan gemilang Hamilton musim ini. Pemuda 22 tahun asal Hertfordshire, London, itu dianggap pantas menjadi penerus juara dunia lima kali Ferrari, Michael Schumacher. Todt bahkan menyebut Hamilton di masa mendatang akan berada dalam level di atas dua pembalap timnya saat ini, Kimi Raikkonen dan Felipe Massa.

Jika Hamilton bisa digaet, sepertinya Massa yang harus dikorbankan. Itu karena Raikkonen masih memiliki kerjasama tiga tahun ke depan bersama Kuda Jingkrak, sedangkan Massa kontraknya habis akhir 2008. Bagaimana kelanjutannya? Menarik untuk kita tunggu.

(dikutip dari jawapos.com)

Add comment Agustus 8, 2007

Tribun Ambruk, Sirkuit Shanghai Pede

Sementara itu, Sirkuit Shanghai dilaporkan mengalami keusakan cukup parah akibat badai berkecepatan 130 km/jam pada Jumat (3/8) lalu waktu setempat. Pengelola sirkuit sepanjang 5,451 km menyatakan tidak akan melakukan renovasi dalam waktu dekat, setidaknya sampai akhir tahun nanti.
Akibat serangan badai tersebut, empat pilar tribun sirkuit berkapasitas 200 ribu penonton tersebut ambruk. Padahal, Shanghai akan menjadi penyelenggara seri ke-16 Formula 1 pada 7 Oktober mendatang. Mengutip laporan pengelola sirkuit yang dilansir harian lokal Shanghai Daily, selain robohnya pilar penyangga tribun, beberapa kursi tribun rusak. Sayang, tidak dilaporkan berapa jumlah kursi yang rusak tersebut.

“Kami belum akan merenovasi tribun, kecuali melakukan tindakan seperti menyingkirkan rongsokan kursi itu dan membersihkan puing-puing. Perbaikan membutuhkan proses yang tidak sebentar karena kami harus melakukan sejumlah tes keamanan jika melakukan hal itu,” urai Wang Ying, deputi manajer Sirkuit Shanghai kepada Reuters.

Wang juga menyatakan bahwa penonton yang sudah telanjur memesan tempat di tribun yang rusak itu tidak bisa membatalkan transaksi. Mereka nantinya akan dipindahkan ke areal lainnya. Sarana lainnya, seperti lampu penerangan sirkuit yang dikabarkan mengalami kerusakan, ternyata masih berfungsi karena konstruksinya cukup kokoh.

“Tidak ada masalah dengan fasilitas lainnya. Kami yakin penyelenggaran nantinya akan berjalan lancar,” tandas Wang.

Badai di Sirkuit Shanghai itu seolah menambah rentetan masalah yang sebelumnya terjadi di internal perusahaan pengelola sirkuit tersebut. Yakni kala salah satu pejabat perusahaan beraset USD 350 juta (Rp 3,15 triliun) itu, Yu Zhifei, dipecat Mei lalu gara-gara tindak korupsi.

(Dikutip dari jawapos.com)

Add comment Agustus 8, 2007

Pato Utamakan Milan

2007-08-03 01:26:16

Memiliki bakat besar di usia muda seyogyanya tidak akan membuat pusing pesepakbola. Tawaran otomatis datang menghampiri tanpa perlu repot-repot mencari klub tempatnya bermain. Hal itu tidak terkecuali buat bintang masa depan Brasil, Alexandre Pato.

Pato yang sukses menjadi pahlawan klub Internacional ketika menjadi kampiun di Kejuaraan antar Klub Dunia FIFA tahun lalu mendapat tawaran melimpah dari klub-klub besar Eropa. Tercatat lima klub: AC Milan, Real Madrid, Liverpool, Chelsea dan Inter Milan bersaing untuk merekrut penyerang berusia 17 tahun ini.

Perlahan namun pasti dari kelima kontestan, pemain yang memiliki julukan The Duck ini memangkasnya menjadi dua, yakni Milan dan Madrid. Dua klub raksasa itu menjadi pilihan utama Pato yang rencananya akan memutuskan pilihan pada 15 Agustus nanti.

Tapi, kalau mendengar komentar terbaru yang dikeluarkannya, rasa-rasanya dari situ tersirat kalau Pato akan cenderung memilih Rossoneri sebagai klub tempat persinggahan pertamanya di Eropa. Satu yang membuat Pato lebih berat ke ke Milan adalah sosok Il Fenomeno, Ronaldo.

“Ronaldo akan selalu menjadi pemain besar yang saya gila-gilai. Saya akan merasa sangat bahagia jika bisa bermain bersamanya,” ungkap Pato kepada harian olahraga berbasis di Spanyol, Sport. Tidak hanya kekaguman sepihak, Ronaldo rupa-rupanya menjadi duta bagi Milan untuk membujuk kompatriotnya itu bergabung di San Siro.

“Dia menceritakan kepada saya tentang Milan dan semua yang terlontar darinya adalah sisi-sisi postif dari klub tersebut,”. Dari apa yang ditangkap Pato, “Rossoneri merupakan klub besar dengan dengan kekuatan skuad yang hebat.”

Dari apa yang terlontar jelas sudah kalau Milan menjadi pilihannya kelak. Secara logika, pilihan ke Milan juga bisa ditebak dari skuad yang ada di lini depan masing-masing klub. Di Milan, Pato memiliki kesempatan lebih besar untuk langsung menjadi pilihan coach Carlo Ancelotti. Itu karena lini depan Milan saat ini dihuni oleh ‘singa-singa tua’. Apalagi pilar serangan Rossoneri ada di diri Kaka yang karakter permainannya rasa-rasanya cocok dengannya.

Sedangkan di Madrid, Pato harus menyingkirkan lebih banyak pesaing. Ada Ruud van Nistelrooy yang menjadi El Pichichi musim lalu dengan torehan 25 gol. Belum lagi ada ‘anak emas’ Santiago Bernabeu, Raul Gonzalez dan tak ketinggalan Robinho serta Gonzalo Higuain.

Pastinya, fee transfer Pato diperkirakan bernilai 15 juta pound atau sekitar Rp 279 miliar (Baca: Bandrol Pato, 15 Juta Pound). Rinciannya begini, 10 juta akan menjadi jatah klubnya, Internacional sedangkan sisa 5 juta akan dibagi rata antara Pato dan agennya, Gilmar Veloz.

(Dikutip dari liputanbola.com)

Add comment Agustus 6, 2007

Medan Gunduli Kediri, Arema Tahan PSM

2007-08-05 21:50:22

Dalam lanjutan putaran kedua Liga Djarum Indonesia (LDI) 2007 yang berlangsung di Stadion Teladan, Medan, Minggu, 5 Agustus, tuan rumah PSMS Medan berhasil memuaskan puluhan ribu pendukungnya setelah dengan telak mencukur habis juara bertahan Persik Kediri, 6-1 (3-1). Pahlawan bagi PSMS adalah James Koko Lomel yang mencetak hat-trick. Tiga gol lainnya masing-masing disumbangkan Saktiawan Sinaga, Gustavo Chena, dan Legimin Rahardjo.

Terlepas dari insiden intimidasi yang dilakukan sejumlah oknum pendukung tim yang berjuluk Ayam Kinantan itu terhadap dua pemain Persik, Ronald Fagundez dan Christian Gonzales, kemenangan telak itu kian mendekatkan PSMS dengan posisi puncak klasemen Wilayah Barat (Grup Satu).

Kini, selisih jumlah poin PSMS (34 angka) dengan pemimpin klasemen, Persib Bandung terpaut dua poin dan satu poin dengan peringkat runner-up, Sriwijaya FC (35 angka). Sebaliknya, kekalahan ini menurunkan posisi Persik ke posisi keempat dengan jumlah 31 poin.

Kunci kemenangan Ayam Kinantan tidak terlepas dari cepatnya Saktiawan Sinaga dkk mencetak gol di awal babak pertama. Tiga gol yang bersarang di gawang Wahyudi tercipta ketika pertandingan baru berjalan 22 menit. Gol pembuka dicetak Koko Lomel di menit pertama. Empat menit kemudian, giliran Saktiawan Sinaga yang menjebol gawang Persik setelah menerima umpan lambung Legimin Rahardjo. Lomel mencetak gol keduanya lewat titik penalti setelah Mahyadi Panggabean dijatuhkan bek Persik, Fallah Johnson. Persik baru bisa membalas semenit sebelum jeda lewat tendangan Christian Gonzalez.

Di babak kedua, Koko Lomel melengkapi perbendaharaan golnya di menit ke-53. Lima menit kemudian giliran Gustavo Chena. Sementara, gol keenam dicetak lewat tendangan jarak jauh Legimin di menit ke-60. Skor 6-1 bertahan sampai bubaran.

Sementara itu, tuan rumah PSM gagal mempertahankan keunggulan ketika menghadapi tim tangguh Arema Malang di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Gol spektakuler striker Ahmad Amiruddin yang tercipta dari tendangan sudut di menitk-73 mampu dibalas Singo Edan lewat gol Patricio Morales enam menit kemudian.

Dalam dua laga lainnya, PSSB Bireun unggul 2-1 langsung atas tamunya Persema Malang. Kemenangan juga diraih Perseman Manokweari yang menundukkan Persekabpas Pasuruan 1-0 (0-0).

(Dikutip dari liputanbola.com)

Add comment Agustus 6, 2007

Benahi Konsentrasi Bertanding

BONTANG – Persebaya Surabaya masih berpeluang menggapai target mencuri poin dalam laga away ke Kalimantan Timur. Setelah takluk dari tuan rumah Persiba Balikpapan 0-2 pada Sabtu (4/08) lalu, tim asal Kota Pahlawan itu berambisi menebusnya saat bersua PKT Bontang di Stadion Mulawarman besok.

   Suhatman Imam, pelatih Persebaya, pun sudah menyiapkan pembenahan menyongsong laga tersebut. Mantan pelatih PSP Padang itu mengatakan bahwa kunci kekalahan yang diderita anak asuhnya saat melawan Persiba adalah masih labilnya konsentrasi bertanding pemain. Akibatnya, pola permainan menjadi tidak jalan.

   Sedangkian secara teknis, Suhatman mengaku bakal fokus ke lini tengah agar lebih mobil saat menghadapi anak asuh Danurwindo tersebut. “Sekarang, kami hanya berupaya menyegarkan kembali stamina para pemain. Intinya, sore ini, kami hanya akan melakukan latihan ringan saja. Arahnya ya ke situ. Kami sudah tidak mungkin melakukan peningkatan fisik dan harapannya anak-anak bisa tampil lebih baik lagi,” kata Suhatman sebelum memulai latihan di halaman Hotel Bintang Sintuk.

   Dia menambahkan bahwa dengan proses itu harapannya agar recovery pemain lebih cepat dan segar saat pertandingan. Pengganti Ibnu Graham itu juga menilai bahwa lemahnya pergerakan para pemainnya bukan dikarenakan stamina yang loyo.

   ”Memang, kekalahan kemarin (lusa, red) itu seperti menunjukkan stamina pemain drop. Dalam pertandingan kan pemain harus fokus dalam dua kali 45 menit. Karena lengah, sehingga bisa dimanfaatkan lawan dan membuat tim kami tertekan,” jelasnya.

   Tidak hanya itu, dia juga melihat beban tidak pernah menang saat laga tandang di putaran pertama masih belum lepas sepenuhnya. Sehingga, lanjutnya, peningkatan motivasi agar kembali semangat juga menjadi titik tekan.

   ”Kami harus bisa melupakan hasil kemarin. Memang sangat sulit mengenai itu. Mungkin besok (hari ini, Red), kami baru merancang strategi lebih detil,” ucapnya.

  Di tempat yang sama, Lilik Suhartoyo, manajer Persebaya, menegaskan bahwa kesempatan Persebaya masih terbuka untuk mengambil poin di kandang lawan. Tapi, dengan catatan seluruh pemain harus tampil lebih baik.

   ”Kami akan mencoba berdiskusi lagi dengan pemain dan membuat mereka lebih baik untuk laga berikutnya. Saya minta mereka untuk ikut memikirkan kondisi tim ini,” jelasnya.

(Dikutip dari jawapos.com)

Add comment Agustus 6, 2007

Harapan Di Pundak Rojas

    PERSEBAYA tidak diperkuat mesin pencetak golnya, Pablo Rojas, saat takluk dari Persiba Balikpapan. Pemain asal Cile itu harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Absennya Rojas pun cukup berpengaruh terhadap determinasi tim berjuluk Green Force tersebut.
    Nah, untuk laga lawan PKT Bontang besok, Bejo Sugiantoro dkk sudah bisa menggunakan tenaga Rojas. Praktis, harapan tinggi menggelayut di pundaknya. Namun, hingga kemarin, Rojas belum tampak di hotel tempat menginap Persebaya. Padahal, dia diproyeksikan menjadi starter saat laga tersebut.

    Lantas, apakah Rojas bakal mampu mempersembahkan poin bagi Persebaya. Dia juga sudah sepekan tidak bergabung latihan bersama rekan-rekannya setelah tersinggung dengan komentar Suhatman Imam, pelatih Persebaya, yang mengatakan dia pemain sirkus.

    Manajemen menjelaskan bahwa keterlambatan Rojas bergabung di tim karena masih mengurusi istrinya, Marcela, yang baru melahirkan bayi perempuan yang diberi nama Mikaela pada Kamis (2/08) lalu.

    ”Rojas memang baru datang besok (hari ini, Red). Kami sudah menyiapkan mobil jemputan yang berangkat dari sini (Bontang, red) pagi. Mudah-mudahan, dia bisa tampil. Kalau menurut saya, dia memang harus bisa tampil dan siap untuk membantu tim ini meraih poin di kandang lawan,” kata Lilik Suhartoyo, manajer Persebaya.

    Harapan tinggi manajemen itu juga dicetuskan Suhatman. Pelatih asal Padang itu menegaskan akan memberikan kesempatan bagi Rojas untuk memperkuat tim dalam pertandingan tersebut.

   ”Meskipun dia akan datang besok (hari ini, red), saya akan memberikan kesempatan kepada dia,” ucapnya.

   ”Yang pasti, tim ini membutuhkan dia. Kami memiliki kekuatan yang cukup bagus dan akan lebih bagus dengan kedatangan Rojas. Dia akan menjadi starter dan saya harapkan dia maksimal,” imbuhnya.

   Lantas bagaimana kalau penampilan Rojas mengecewakan mengingat minimnya persiapan yang dimiliki Rojas bersama tim, Suhatman enggan memberikan jawaban. “Saya tidak ada persoalan dengan Rojas. Apa yang pernah saya katakan adalah sesuatu yang biasa dalam sepak bola. Semoga dia sudah melupakan itu dan mampu membantu tim ini meraih poin,” terangnya.

(Dikutip dari jawapos.com)

Add comment Agustus 6, 2007

MU Juara Community Shield

Juara Community Shield, United Mantap Songsong Premier League 2007 – 2008

LONDON – Seperti mengulang memori manis 10 tahun lalu. Itulah yang dirasakan Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson setelah tim besutannya sukses merebut trofi Community Shield di Stadion New Wembley tadi malam. The Red Devils (julukan Manchester United) memukul Chelsea 4-1 lewat drama adu penalti. Babak adu penalti digelar setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal (2 x 45 menit) berakhir.

Pada edisi 1997, The Red Devils juga berhasil merebut trofi Community Shield lewat drama adu penalti atas Chelsea setelah kedua tim saat itu juga bermain imbang 1-1.

Dalam laga yang disaksikan sekitar 80 ribu penonton tadi malam, duel dua musuh bebuyutan itu berlangsung ketat sejak peluit kick-off dibunyikan. The Red Devils yang tampil di ajang ini karena menyandang gelar Premier League musim lalu sempat memimpin lewat sontekan sang kapten, Ryan Giggs, pada menit ke-35. Tapi, The Blues (julukan Chelsea) berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-45 berkat sumbangan gol Florent Malouda. Amunisi anyar yang didatangkan dari Olympique Lyon (Prancis) itu melakukan aksi menawan sebelum mempedayai kiper Edwin Van der Sar.

Skor imbang 1-1 itu bertahan hingga waktu normal habis. Karena Community Shield tidak mengenal babak perpanjanganwaktu , penentuan juara diputuskan lewat drama adu penalti. Edwin Van der Sar menjadi pahlawan sukses Red Devils.

Kiper veteran asal Belanda itu berhasil menggagalkan tiga eksekusi pemain Chelsea berturut-turut (Claudio Pizarro, Frank Lampard, dan Shaun Wright-Phillips). Sebaliknya, kiper Chelsea Petr Cech harus tiga kali kebobolan setelah tiga algojo Red Devils (Rio Ferdinand, Michael Carrick dan Wayne Rooney) melakukan tugasnya dengan sempurna.

“Sepanjang karirku, saya mengemas rekor 5-2 pada drama adu penalti. Sekarang, berubah menjadi 5-3,” ujar Van der Sar seperti dikutip Associated Press. “Kami memang layak memenangi laga ini karena kami tampil lebih baik dan memiliki peluang lebih banyak ketimbang mereka (Chelsea),” lanjutnya.

(Dikutip dari jawapos.com)


Add comment Agustus 6, 2007

Previous Posts


Blog Stats

 

Agustus 2007
M S S R K J S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
I Support IGOS Summit 2
Indonesian Muslim Blogger

Meta

Komentar Terakhir

Wisnu di Sabtu Sial……
Anas di Sabtu Sial……
4d3uny di Sabtu Sial……
balladona di Sabtu Sial……
forlan di Selamat jalan Putra Bangs…

Blogroll

Situs Lain

Spam Blocked

Tulisan Teratas

kasih pesanmu disini (tinggal di klik aja)

Arsip

Kategori

Klik tertinggi

Loe-dah 2007/2008